3 Fakta Unik Pohon Aren : Tanaman konservasi yang tahan api

Pohon aren banyak ditemukan di dataran tinggi khususnya kawasan pegunungan di jantung pulau jawa, Indonesia. Tanaman ini merupakan salah satu superplant yang tiap – tiap bagiannya memiliki nilai ekonomi tinggi dan juga manfaat konservasi bagi kelestarian lingkungan. Selain fakta tersebut, ada tiga fakta unik yang perlu Sahabat tahu!

1. Tahan Api

 

Apabila terjadi kebakaran hutan dan pohon lain akan mati setelah terbakar, maka lain halnya dengan pohon aren. Jika mengalami kebakaran, setelah terbakar pohon ini akan mengeluarkan tunas kembali. Ini dikarenakan pohon aren dapat menyimpan dan menyerap air dalam jumlah yang banyak.

2. Asal Mula Nusantara
candi-borobudur
Tanaman aren ini diceritakan dalam relief candi sebagai bibit asli Nusantara. Contohnya pada relief di pendopo Candi Penataran. Pohon aren digambarkan memiliki batang lurus menjulang, daun berhelai – helai, dan buah menggerombol dan menggantung. Selain itu pohon aren juga digambarkan pada relief Karmawibhangga di Candi Borobudur. Hal ini berhubungan dengan kesadaran dalam melestarikan lingkungan sejak dulu.

3. Disebarkan oleh Musang
Pada umumnya pohon aren yang hidup di hutan bukanlah hasil budidaya, melainkan merupakan hasil persemaian alami yang banyak dilakukan oleh musang. Musang berjasa dalam penyebaran pohon aren dengan memakan buah kolang – kaling, lalu biji yang terbuang dari kotoran musang yang akan tumbuh menjadi bibit pohon aren yang hidup secara sembarang di hutan.

Wah menarik banget ya Sahabat fakta unik mengenai pohon aren ini. Mahorahora menggunakan gula aren yang berasal dari tanaman aren yang hidup di Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Tanpa membuka lahar baru, Mahorahora berupaya untuk mensejahterakan petani dan komunitas lokal sekaligus melestarikan lingkungan di Taman Nasion Gunung Halimun Salak.

#MahorahoraGulaAren
www.mahorahora.com

en_GBEnglish